VistaSport
Beranda » Berita » VistaSport » Erwan Hendarwanto Asisten Pelatih PSIM Dipinjamkan ke Garudayaksa FC

Erwan Hendarwanto Asisten Pelatih PSIM Dipinjamkan ke Garudayaksa FC

Erwan Hendarwanto secara khusus meminta dirinya untuk dipinjamkan ke tim Liga 2 Garudayaksa FC untuk menambah pengalaman dan jam terbangnya sebagai pelatih sepak bola. Foto: IG PSIM

JAKARTA, VISTANEWS.ID – PSIM Yogyakarta yang sedang berjuang di kompetisi BRI Super League 2025/2026 secara resmi meminjamkan asisten pelatih Erwan Hendarwanto ke tim Garudayaksa FC yang bermain di arena Pegadaian Championship 2025/2026.

Erwan dipinjamkan manajemen Laskar Mataram hingga akhir musim nanti. Keputusan tersebut diambil setelah adanya permintaan langsung dari pelatih asal Magelang tersebut demi pengembangan karirnya.

Manajer PSIM, Razzi Taruna, mengaku berat melepas sosok yang berjasa mengantarkan Laskar Mataram ke kasta tertinggi ini. Namun, manajemen akhirnya memberi lampu hijau demi menghormati keputusan pribadi Erwan.

“Jujur, sebetulnya kami dari manajemen masih sangat membutuhkan jasa beliau di tim ini. Namun, Coach Erwan datang dan berbicara sungguh-sungguh kepada kami, meminta izin untuk mengambil tantangan ini demi kebaikan karir beliau,” kata Razzi Taruna dikutip dari laman ileague.id, Selas (10/2).

Erwan Hendarwanto, saat masih menjadi asiten pelatih tim Liga 1 PSIM Yogyakarta. Foto: IG PSIM

“Karena ini adalah murni permintaan dan keputusan pribadi beliau, kami tidak bisa menahan dan akhirnya dengan berat hati menerima permohonan tersebut,” dia menambahkan.

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Meski hijrah sementara, Razzi menegaskan adanya klausul khusus yang mengikat. Erwan wajib kembali ke Yogyakarta setelah kompetisi musim ini berakhir untuk tugas baru.

“Kami sudah bersepakat bahwa ini sifatnya sementara hingga akhir musim. Musim depan, Coach Erwan harus kembali ke PSIM untuk mengisi posisi sebagai Direktur Teknik EPA (Elite Pro Academy),” tegas Razzi.

Sementara Erwan Hendarwanto menjelaskan bahwa keputusan ini memang adalah murni permintaannya kepada manajemen. “Ini adalah murni keputusan profesional saya karena saya melihat ini kesempatan untuk karir saya. Oleh karena itu, saya meminta izin langsung ke manajemen untuk sementara berpindah ke sana,” ucap pelatih berusia 49 tahun ini.

Dia mengapresiasi kebesaran hati manajemen yang mendukung langkah profesionalnya. Ia berkomitmen penuh untuk mematuhi kesepakatan tersebut.

“Saya berterima kasih kepada manajemen PSIM yang telah mengizinkan saya. Sesuai pembicaraan kami, saya akan kembali ke PSIM musim depan untuk mengemban tugas sebagai Dirtek EPA,” pungkasnya.

Jazz Goes To Campus di Taman Ismail Marzuki, Sambut 50 Tahun JGTC dan 500 Tahun Jakarta

Bagikan Artikel