VistaSport
Beranda » Berita » VistaSport » Dewa United Banten Kalah Tiga Kali Beruntun

Dewa United Banten Kalah Tiga Kali Beruntun

Joshua Ibarra (kanan) tampil impresif dengan mencatatkan 27 poin, 13 rebound, dan 1 assist tapi gagal membawa Dewa United menang atas Satria Muda. Foto: Dewa United

JAKARTA, VISTANEWS.ID – Dewa United Banten, tim juara bertahan harus menanggung malu di pekan ke-7 musim reguler IBL GoPay 2026. Dewa United kini punya rekor kekalahan beruntun terburuk dalam sejarah klub, menyusul kekalahan atas Satria Muda Pertamina Bandung dengan skor 88-92 di Dewa United Arena, Tangerang, Sabtu (21/2) malam.

Laga berjalan ketat sejak kuarter pertama hingga akhir, sebelum tim tamu mengamankan kemenangan di menit-menit krusial.

Pada kuarter pertama, Dewa United sempat mengimbangi permainan cepat Satria Muda, namun tertinggal tipis 21-24. Anak Dewa bangkit di kuarter kedua dengan permainan lebih agresif dan efektif dalam penyelesaian akhir. Tuan rumah menutup babak pertama dengan keunggulan 49-47.

Memasuki kuarter ketiga, duel berlangsung sengit. Kedua tim saling bertukar keunggulan dan tidak mampu menciptakan jarak lebih dari beberapa poin. Skor imbang 71-71 menutup kuarter ketiga.

Di kuarter keempat, Dewa United sempat menjaga persaingan tetap terbuka, tetapi momentum 11-0 dari tim tamu menjadi pembeda hingga laga berakhir 88-92.

Dewa 19 Gelar Konser di Malaysia, Padi Reborn Jadi Tamu Spesial

Joshua Ibarra tampil impresif dengan mencatatkan 27 poin, 13 rebound, dan 1 assist. Rio Disi menyumbang 26 poin, 2 rebound, dan 1 steal. Sementara itu, DJ Cooper hampir mencatatkan double-double lewat 19 poin, 7 rebound, dan 9 assist.

Pelatih Dewa United, Agusti Julbe, menilai jadwal padat turut memengaruhi kondisi tim, namun tetap mengapresiasi perjuangan para pemain.

“Ini adalah pertandingan ketiga kami dalam empat hari, semuanya sangat menguras tenaga. Tapi kami tetap menemukan energi untuk bermain dan bertarung langsung melawan mereka,” ucap Julbe.

“Sebagian besar kami bisa bersaing dengan baik, namun ketinggalan 11-0 itu terlalu besar dampaknya. Mungkin kami bisa melakukan sesuatu dengan lebih baik, terutama tidak memberi mereka poin-poin mudah. Saya bangga dengan usaha para pemain dan saya berharap kami bisa kembali lebih solid sebagai tim,” tambahnya.

Sementara itu, Erick Ibrahim Junior menegaskan pentingnya peningkatan konsistensi dan fokus dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.

Alaaeddine Ajaraie Menikmati Pertandingan di Bulan Ramadan

“Kami harus lebih baik lagi. Kami harus bermain lebih fight dan lebih aware di setiap momen,” ucap Erick.

Hasil ini menjadi evaluasi penting bagi Dewa United untuk memperbaiki detail permainan, khususnya dalam menjaga konsentrasi dan momentum di fase-fase krusial pertandingan. (*/May)

Bagikan Artikel