VistaSport
Beranda » Berita » VistaSport » Tim Putri Indonesia Gagal ke Final BATC, Dikalahkan Tim Putri Korsel 1-3

Tim Putri Indonesia Gagal ke Final BATC, Dikalahkan Tim Putri Korsel 1-3

Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi berhasil mempersembahkan satu poin kemenangan untuk tim putri Indonesia usai kalahkan Park Ga Eun 21-14, 21-13. Foto: PBSI

JAKARTA, VISTANEWS.ID – Tim putri Indonesia gagal melangkah ke final Badminton Asia Team Championship (BATC) 2026 setelah dikalahkan Korea Selatan 1-3, di lapangan 2 Qingdao Conson Gymnasium, Cina, Sabtu (7/2) siang.

Siti Fadia, dkk harus mengakui keunggulan An Se Young, dkk yang bisa meraih tiket final Badminton Asia Team Championship (BATC) 2026.

Seperti biasa Thalita Ramadhani Wiryawan menjadi pilihan untuk berlaga di pertandingan awal menghadapi Kim Ga Eun yang peringkat BWF lebih tinggi.

Kim tampil sangat dominan saat menghadapi Thalita yang permainannya tidak bisa berkembang dengan skor akhir 21-5, 21-4 hanya dalam waktu 22 menit. Tim putri Korsel sementara unggul 1-0 atas Indonesia.

Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. Foto: PBSI

Pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum tampil di laga kedua untuk nomor ganda putri hadapi Baek Ha Na/Kim Hye Jeong. Rachel/Febi kalah dua gim 14-21, 10-21, tim Korsel unggul 2-0 atas Indonesia.

Fajar Alfian Kapten Tim Piala Thomas Minta Maaf, Indonesia Tersingkir dari Turnamen

“Kami pasti berharap bisa menyumbangkan poin untuk Indonesia tapi harus diakui banyak yang masih harus diperbaiki.

Walau pasangan dadakan tapi pola mereka tidak jauh berbeda dengan yang lain, main tahan-tahan dan sabar. Kami sudah mempelajarinya tapi belum bisa menerapkan permainan dengan baik,” ucap Rachel/Febi usai pertandingan.

Indonesia akhirnya mampu memperkecil kedudukan setelah tunggal putri kedua, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi mampu tampil cemerlang menghadapi Park Ga Eun.

Dhinda berhasil menang dengan dua gim langsung 21-14, 21-13 dalam tempo 45 menit. Kedudukan pun menjadi 1-2 Korsel masih memimpin.

“Tadi dari awal mulai pertandingan memang tim sedang tertinggal 0-2 tapi pelatih mengingatkan bahwa main saja, tidak usah dipikirkan skornya. Karena pasti mereka yang lebih beban apalagi saya unggul rekor pertemuan dari Park Ga Eun,” ucap Dhinda.

John Herdman Panggil 23 Pemain Persiapan ASEAN Championship 2026

Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi. Foto: PBSI

Pertandingan keempat, ganda putri Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi bertemu Lee Seo Jin/Lee Yeon Woo. Beban harus menang ternyata berat buat Fadia/Tiwi dan kalah 19-21, 19-21.

Tim Korsel memastikan tiket final dan unggul 3-1 atas tim Indonesia. Laga terakhir antara Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Kim Min Ji akhirnya tidak dimainkan.

“Pertandingan cukup ramai, kami juga di posisi jadi penentu lagi. Mungkin lawan lebih nothing to lose ya karena mereka bukan pasangan asli. Kami terlalu buru-buru dan banyak melakukan kesalahan sendiri di poin-poin akhir.

Saya sebagai kapten mengucapkan terima kasih untuk teman-teman semua yang sudah berjuang. Maaf, saya dan Tiwi tidak bisa sumbang poin hari ini.

Di luar itu saya tetap bersyukur alhamdulillah dengan hasil yang kami dapat. Dengan pemain-pemain tunggal yang junior, kami bisa mencapai target naik podium. Medali perunggu ini untuk semua yang sudah bersama-sama berjuang dalam tim ini,” ucap Fadia sebagai kapten tim putri Indonesia.

Indonesia Disingkirkan Prancis Diajang Piala Thomas 2026

Di final Korsel dan akan berhadapan dengan tuan rumah Cina yang lebih dulu melaju usai mengalahkan Taiwan 3-0. (*/May)

Bagikan Artikel