VistaTainment
Beranda » VistaTainment » Tampil di Musexpo 2025, Langkah Awal D’Masiv Wujudkan Level Mimpi Mendunia

Tampil di Musexpo 2025, Langkah Awal D’Masiv Wujudkan Level Mimpi Mendunia

D'Masiv
Personil D'Masiv saat jumpa pers di Petukangan Utara, Jakarta Selatan, Senin (10/3/2025).

JAKARTA, VISTANEWS.ID – Akhir pekan ini, D’Masiv akan tampil di dalam acara musik internasional Musexpo 2025 di Los Angeles, Amerika Serikat.

D’Masiv bakal tampil di panggung Musexpo 2025 pada Minggu (16/3/2025) malam waktu setempat. 

Mereka akan tampil di hadapan para pelaku industri musik dunia dan akan membawakan 5-6 lagu. Setelahnya, D’Masiv akan menggelar bisnis meeting untuk menjajaki ambisi mendunia.

Tampil di Musexpo 2025, menjadi penentuan bagi Rian (vokal), Rama (gitar), Rai (bas), Kiki (gitar), dan Wahyu (drum) apakah bisa tembus pasar Amerika atau tidak.

Musexpo adalah salah satu konferensi bisnis musik dan acara showcase artis terbaik dunia. 

BESTie Rilis Lagu ‘Polisi Hatiku’ Karya Ferry Bagindas

Musexpo memberi akses kepada para pengambil keputusan, tokoh berpengaruh, dan beberapa perusahaan musik internasional terkemuka. 

Rian mengatakan bahwa tampil di Musexpo menjadi kesempatan langka yang tak ingin dilewatkan D’Masiv untuk menarik perhatian produser, pemerhati musik dunia, hingga label rekaman untuk mewujudkan impian mereka mendunia. 

“Di sana pastinya kami akan bertemu para pelaku industri musik dunia, yang telah melahirkan banyak bintang dunia seperti the Wkend, Bruno Mars,” katanya.

“Kami akan bertemu langsung dengan mereka yang menciptakan bintang-bintang dunia tersebut,” lanjut Rian saat jumpa pers di Petukangan Utara, Jakarta Selatan, Senin (10/3/2025).

Kembali dijelaskan Rian, tampil Musexpo menjadi kesempatan D’Masiv unjuk kebolehan di depan para pelaku industri musik dunia, yang telah melahirkan banyak bintang dunia. 

Aktor Preman Pensiun Epy Kusnandar Meninggal Dunia

“Semoga mereka juga tertarik dengan D’Masiv dan kami bisa melakukan kerja sama dengan mereka,” ucapnya. 

Pasar musik Amerika dianggap penting bagi D’Masiv untuk mendunia. Menurut Rian, itu menjadi hal yang wajib bagi para musisi yang hendak merambah pasar internasional. Agnez Mo salah satunya. 

“Dari Inggris, Australia, dan negara lainnya pasti harus tembus Amerika dulu baru bisa didengar secara global. Contohnya Adele, Coldplay, BTS, harus tembus Amerika dulu baru bisa worldwide,” kata Rian. 

Dua puluh dua tahun berkarya dengan delapan album rekaman di Indonesia dianggap sudah cukup bagi D’Masiv untuk mengepakkan sayap lebih lebar lagi ke pasar internasional. 

D’Masiv yang dibentuk pada 2003, tidak ingin hanya jalan di tempat. Mendunia adalah impian berikutnya yang harus bisa terwujud.

Gerakkan Pengarsipan Perfilman Sinematek Indonesia, Upaya Pelestarian Budaya Bangsa

“Kami ingin juga menaikkan level mimpinya D’Masiv lagi. Kami ingin juga merasakan tur dunia. Hari ini misalnya di London, besoknya di Paris, besoknya lagi Berlin. Kami membayangkan seperti itu,” kata Rian diamini keempat personil D’Masiv lainnya. (Red/Abi)

Bagikan Artikel