VistaSport
Beranda » Berita » VistaSport » Tiga Wakil Indonesia Tumbang di Babak Utama All England 2026

Tiga Wakil Indonesia Tumbang di Babak Utama All England 2026

Ganda putra Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana kalah di babak utama All England 2026 dari wakil Taiwan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan 13-21, 19-21. Foto: PBSI

JAKARTA, VISTANEWS.ID – Tiga ganda Indonesia gagal di babak utama All England 2026 yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Selasa (3/2) malam WIB.

Mereka adalah ganda putra Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, ganda campuran Hee Yong Kai Terry (SGP)/Gloria Emanuelle Widjaja dan ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.

Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana kalah dari wakil Taiwan, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan dua gim 13-21, 9-21 dalam waktu 33 menit.

Pasangan Leo/Bagas sebelumnya unggul dalam tiga kali pertemuan dengan Lee/Yang dan ini merupakan kekalahan pertamanya sejak bertemu di Hong Kong Open 2024, All England 2025 dan Badminton Asia Championship 2025.

“Di gim awal, kami kalah start-nya. Mereka juga langsung grebek-grebek jadi kayak sudah in duluan. Kami sebenarnya sudah mempersiapkan pola permainan kami, tapi tiga turnamen yang kami pernah bertemu, mereka tidak seaktif ini dan tidak se-powerful ini. Mereka juga sudah tahu harus bermain apa hari ini,” ucap Leo dikutip dari rilis PBSI.

Ketum PBSI Melepas Tim Thomas dan Uber 2026 Berangkat ke Horsens, Denmark

“Pada gim kedua kami bisa dapat banyak poin, mereka juga banyak kesalahan sendiri. Tapi di beberapa momen itu ada saja sih kok-nya kayak tiba-tiba kena yang sebenarnya harusnya mati. Kami sudah mempelajari permainan mereka lewat video tapi ternyata tadi sangat berbeda di lapangan,” tambah Bagas.

Kemudian ganda campuran Hee Yong Kai Terry (SGP)/Gloria Emanuelle Widjaja harus mengakui kehebatan Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (Cina) yang menempati unggulan pertama dengan rubber game 21-18, 18-21, 19-21.

Gloria/Terry yang pekan lalu menjadi semifinalis Jerman Open, sempat unggul di gim pertama atas Feng/Huang. Sayangnya pasangan Indonesia-Singapura ini harus kalah di dua gim terakhir.

“Pasti di poin krusial itu kan kami berpikir ada peluang (untuk menang), kami pasti mau ambil tapi kami tidak bisa kontrol kemauannya. Jadi mainnya kurang tenang, kurang pas sentuhannya. Lebih non-teknisnya tapi secara keseluruhan kami sudah mencoba yang terbaik. Penyelesaiannya mungkin di poin akhir saja tidak bisa take over,” ujar Gloria Emanuelle Widjaja.

Berikutnya Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum juga tersingkir dari unggulan ketiga asal Cina, Jia Yi Fan/Zhang Zhu Xian dua gim 16-21, 17-21. Pada pertemuan sebelumnya di perempat final Cina Master 2025, Rachel/Febi juga kalah dari Jia/Zhang.

Eksel Runtukahu Menyerahkan ke Tuhan untuk Bisa Dipanggil Timnas

“Kami belajar banyak dari pertandingan hari ini, dari Jia/Zhang juga karena mereka salah satu ganda putri terbaik saat ini. Kami bisa contoh variasi pukulan mereka baik saat menyerang maupun bertahan,” ucap Rachel usai pertandingan.

Sampai berita ini diturunkan ganda putra Fajar Alfian/M.Shohibul Fikri, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dan Putri Kusuma Wardani masih melangsungkan pertandingan. (*/May)

Bagikan Artikel