JAKARTA, VISTA.CO.ID – Ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang lolos ke semifinal All England 2026. Raymond/Joaquin memberi kejutan mengalahkan unggulan ketiga Liang Wei Keng/Wang Chang (Cina) 21-12, 21-18 di Utilitia Arena Birmingham, Inggris, Jumat (6/3) dini hari WIB.
Tampil sebagai debutan di All England edisi tahun 2026 ini tidak membuat penampilan Raymond/Joaquin minder menghadapi lawan-lawannya yang lebih senior.
Memulai laga perempat final Raymond/Joaquin selalu unggul dari Liang/Wang hingga interval gim pertama dengan skor 11-6.
Selepas interval, Liang/Wang coba bangkit dan perlahan membuat poin hingga 15-17. Raymond/Joaquin tetap konsisten meladeni lawannya dengan permainan yang agresif dan berhasil menutup gim pertama dengan skor 21-16.

Masuk gim kedua, kedua pasangan ini bermain sangat sengit dalam raihan angka. Raymond/Joaquin sempat tertinggal 3-5, tapi bisa mereka bangkit untuk berbalik unggul 7-5.
Liang/Wang setelahnya banyak membuat kesalahan. Hal ini dimanfaatkan Indra/Joaquin untuk menjauh hingga unggul 11-7 saat interval gim kedua.
Permainan Raymond/Joaquin terus konsisten. Mereka unggul sembilan angka saat skor 18-9. Smes Raymond yang gagal dikembalikkan Wang buat ganda putra Indonesia mendapatkan match point 20-10.
Akhirnya Raymond/Joaquin memenangi laga usai mengamankan gim kedua 21-18, setelah pengembalian Liang yang melebar disisi kanan lapangan.
“Puji Tuhan pastinya senang bisa melaju ke semifinal All England, salah satu tujuan atlet bulu tangkis untuk main di sini. Saya tidak sabar merasakan atmosfer semifinal dan ingin melakukan yang terbaik untuk Indonesia,” ucap Raymond yang dikutip dari rilis PBSI.
“Hari ini kami bertanding dengan mindset sama-sama mempunyai kesempatan untuk menang. Jadi kami tanamkan mindset itu, dan juga kami targetnya memang ingin melawan senior yang berada di atas kami. Ketika ada kesempatan itu kami berusaha melakukan yang terbaik, Puji Tuhan bisa sampai ke semifinal,” tambah Joaquin.

Sebelumnya lima wakil Indonesia yang bertanding di perempat final All England gagal melanjutkan langkahnya ke semifinal.
Alwi Farhan untuk keempat kalinya harus tunduk dari pebulutangkis peringkat dua dunia, Kunlavut Vitidasrn asal Tailan dua gim langsung 17-21, 12-21 dalam waktu 61 menit.
Pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah harus takluk dalam permainan rubber game 17-21, 21-18, 15-21 dari unggulan keenam wakil Cina, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui.

Putri Kusuma Wardani harus mengakui keunggulan unggulan pertama asal Korea Selatan, An Se Young setelah kalah dua gim langsung 11-21, 14-21 dalam tempo 39 menit.
“Masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki kalau untuk melawan top empat. Menurut saya yang masih belum bisa dilewati adalah mereka di empat besar,” kata Putri KW.
Bermain kurang tenang, ganda putra Indonesia Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat tersingkir dari perempat final All England 2026 harus mengakui ketangguhan ganda China Chen Bo Yang/Liu Yu dua gim langsung 16-21, 10-21.
Ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menjadi wakil Indonesia terakhir yang tersingkir di perempat final All England 2026. mereka kalahkan wakil Malaysia yang juga unggulan kedua, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan 9-21, 18-21. (*/May)
Hasil Perempat Final All England 2026, Jumat (6/3):
- MS: Alwi Farhan vs Kunlavut Vitidsarn (Tailan/2) 17-21, 12-21
- WS: Putri Kusuma Wardani (6) vs An Se-young (Korea Selatan/1) 11-21, 14-21
- MD: Raymond Indra/Nikolaus Joaquin vs Liang Wei Keng/Wang Chang (Cina/3) 21-18, 21-12
- MD: Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat vs Chen Bo Yang/Liu Yi (Cina) 16-21, 10-21
- WD: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (Malaysia/2) 9-21, 18-21
- XD: Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Guo Xin Wa/Chen Fang Hui (Cina/6) 17-21, 21-18, 15-21.

