JAKARTA, VISTANEWS.ID – Tim bulu tangkis putra Indonesia menghadapi tim Malaysia pada babak penyisihan grup D Badminton Asia Team Championships 2026 di Qingdao Conson Gymnasium, Cina, Kamis (5/2) malam WIB dan menang dengan skor 3-2.
Pada laga pertama nomor tunggal putra, Mohammad Zaki Ubaidillah yang pekan lalu juara Thailand Masters harus takluk dari wakil Malaysia, Justin Hoh dua gim 16-21, 19-21 dalam tempo 46 menit.
Ini merupakan pertemuan ketiga kalinya Ubed lawan Justin, sebelumnya Ubed unggul di Thailand Masters 2025 dan SEA Games XXXIII/2025 Bangkok saat tanding di nomor beregu putra. Kemenangan Justin atas Ubed menjadikan Malaysia unggul 1-0 atas Indonesia.
“Di pertandingan hari ini, adaptasinya belum maksimal dengan lapangan. Agak kaget dengan kondisinya karena saya belum sempat tes lapangan. Selain itu, Justin terus mempercepat tempo dan pukulan colongannya cukup menyulitkan,” ungkap Ubed dikutip dari rilis PBSI.

Partai selanjutnya ganda putra Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana gagal juga mempersembahkan poin kemenangan buat tim Indonesia. Menghadapi wakil Malaysia, Junaidi Arif/Roy King Yap, Leo/Bagas kalah rubber game 13-21, 21-12, 13-21.
Indonesia tertinggal 0-2 dari Malaysia, tunggal kedua Indonesia Prahdiska Bagas Shujiwo akhirnya berhasil meraih poin kemenangan atas Eogene Ewe dengan rubber game 21-12, 14-21, 21-15. Skor sementara menjadi 1-2 masih unggul Malaysia.
“Alhamdulillah, hari ini dikasih kelancaran tanpa cedera apapun, alhamdulillah bisa menyumbang poin buat hari ini.
Masuk lapangan sempat gugup tapi saya ingat pesan pelatih, pesan Ginting juga dan senior-senior lain untuk tidak usah memikirkan poin, fokus saja dan lepas saja mainnya. Senang bisa menyumbang poin untuk Indonesia,” ucap Bagas.

Pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin akhirnya bisa menyamakan skor menjadi 2-2 setelah mengalahkan ganda putra Malaysia, Choong hon Jian/Muhammad Haikal tiga gim 16-21, 21-11, 21-19 selama 59 menit.
Ini merupakan pertemuan keduakalinya antara kedua pasangan yang dimenangkan Raymond/Joaquin, sebelumnya di babak 16 besar Australia Open 2025.
“Puji Tuhan tadi bermain sangat lancar, tidak ada cedera. Saya rasa permainan kami bisa dibilang cukup all out. Memang di gim pertama kami banyak kehilangan poin, kami membuang terlalu banyak. Mungkin permainannya ramai tapi kami kurang bisa tenang pas di rally-rally panjang.
Di gim kedua mencoba mengganti plan dengan cara lebih bermain agresif dan ya puji Tuhan bisa ambil. Di gim ketiga memang sudah kejar-kejaran, sempat ketinggalan. Tapi kami lebih yakinin satu sama lain aja bahwa kami tuh bisa,” ujar Joaquin.
Di pertandingan terakhir tunggal ketiga, Anthony Sinisuka Ginting menjadi penentu kemenangan tim Indonesia dengan mengalahkan wakil Malaysia Kong Wei Xiang rubber game 21-17, 13-21, 21-16 dalam waktu 63 menit di lapangan 3 Qingdao Conson Gymnasium.
Kemenangan Ginting atas Kong menjadikan skor 3-2 untuk keunggulan tim Indonesia dan memastikan sebagai juara grup D Badminton Asia Team Championships 2026.
Pertandingan perempat final hari Jumat (6/2), tim Indonesia akan menghadapi tim Tailan* sebagai runner-up grup A yang di babak penyisihan grup dikalahkan tim Cina 3-2. (May)
*)Penulisan resmi negara Thailand dalam bahasa Indonesia telah diubah menjadi Tailan per Januari 2026. Kebijakan dari Badan Informasi Geospasial (BIG) ini bertujuan menyesuaikan ejaan dengan kaidah fonetik dan kaidah bahasa Indonesia yang baku. Perubahan ini adalah bagian dari standardisasi nama geografis asing ke dalam Bahasa Indonesia.

