VistaSport
Beranda » Berita » VistaSport » Eng Hian: Evaluasi Debut Pasangan Baru, Kebangkitan Sektor Ganda, dan Progres Pemain Muda

Eng Hian: Evaluasi Debut Pasangan Baru, Kebangkitan Sektor Ganda, dan Progres Pemain Muda

Eng Hian,Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI akan lakukan evaluasi hasil dari Thailand Masters 2026. Foto: PBSI

JAKARTA, VISTANEWS.ID – Tim bulu tangkis Indonesia menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Thailand Masters 2026 di Nimibutr Stadium, Bangkok, 27 Januari – 1 Februari yang merupakan bagian dari rangkaian BWF World Tour Super 300.

Pada turnamen ini, Indonesia berhasil meraih empat gelar juara dan dua posisi runner-up, sekaligus memastikan diri keluar sebagai juara umum.

Sejumlah catatan positif turut mengiringi keberhasilan para juara asal Indonesia. Mereka sukses meraih gelar Super 300 pertama dengan latar belakang proses dan perjalanan yang berbeda-beda.

Pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amalia Cahaya Pratiwi langsung mencatatkan prestasi dengan meraih gelar Super 300 pertama sebagai pasangan baru. Thailand Masters 2026 menjadi turnamen kedua bagi keduanya setelah melakoni debut pada Indonesia Masters pekan lalu.

Sementara itu, pasangan Bagas Maulana/Leo Rolly Carnando menandai kebangkitan performa dengan meraih gelar Super 300 pertama mereka, setelah sebelumnya sukses menjuarai turnamen level Super 500 Korea Open 2024.

Imlek 2026, Pakuwon Mall Bekasi Hadirkan Nilai Budaya dan Kesempatan Terbang Mewah ke Hong Kong

Adnan Maulana/Indah Cahya sari Jamil Foto: PBSI

Bagi pasangan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, gelar juara Thailand Masters 2026 tidak hanya menjadi gelar Super 300 pertama, tetapi juga merupakan gelar World Tour pertama sepanjang perjalanan karier mereka.

Di sektor tunggal putra, Muhammad Zaki Ubaidillah, yang akrab disapa Ubed, menunjukkan akselerasi peningkatan prestasi yang signifikan. Setelah sebelumnya meraih gelar Super 100 dan medali perak SEA Games, Ubed kini berhasil naik kelas dengan menjuarai turnamen level Super 300.

Selain empat gelar juara, Indonesia juga meraih dua gelar runner-up. Hasil tersebut diraih dari sektor ganda putra melalui pasangan muda Raymond Indra/Nicholas Joaquin, serta dari sektor ganda campuran melalui pasangan Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menyampaikan evaluasi terhadap penampilan para atlet Indonesia di Thailand Masters 2026.

“Prestasi di awal tahun 2026 ini merupakan hasil dari program pembinaan tahun 2025, di mana PBSI memfokuskan diri pada program regenerasi. Harapannya, prestasi yang diraih oleh atlet-atlet muda Indonesia dapat terus meningkat secara berkelanjutan,” ucap Eng Hian yang pernah membawa ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih medali Emas Olimpiade Tokyo 2020.

Blok M Reborn: Satukan Mobilitas dan Gaya Hidup di Ruang Transit

Komjen Pol. Fadil Imran, Ketua Umum PP PBSI. Foto: PBSI

Sesuai arahan Ketua Umum PP PBSI, Fadli Imran bahwa tahun 2026 ditetapkan sebagai tahun prestasi.

Kami menginginkan hasil dari program yang telah dijalankan pada tahun 2025 dapat dilanjutkan dengan peningkatan pencapaian prestasi, khususnya pada turnamen level Super 500 ke atas, sebagai bagian dari persiapan menuju kualifikasi Olimpiade yang akan dimulai pada Mei 2027.

“Capaian Indonesia sebagai Juara Umum Thailand Masters 2026 sekaligus keberhasilan para atlet meraih gelar Super 300 pertama menjadi indikator positif dari arah pembinaan dan regenerasi yang dijalankan PBSI,” ujar Eng Hian.

Untuk itu PBSI akan selalu melakukan evaluasi dan peningkatan program agar prestasi yang diraih tidak bersifat sementara, melainkan berkelanjutan dan mampu bersaing di level yang lebih tinggi. (*/May)

PBSI Dukung BWF Lakukan Transformasi Besar Era Menuju Masa Depan Bulu tangkis Global

Bagikan Artikel