JAKARTA, VISTANEWS.ID – Ester Nurumi Tri Wardoyo yang diturunkan sebagai tunggal ketiga, berhasil merebut skor kemenangan 3-2 tim putri Indonesia atas tim putri Tailan di semifinal Badminton Asia Team Championships (BATC) yang berlangsung di Qingdao Conson Gymnasium, Cina, Jumat (6/2) siang WIB.
Ester yang baru sembuh dari cedera retak pada pangkal tulang kering (shin bone fracture) kaki kanan, tampil percaya diri lawan Pornpicha Choeikeewong dan menang 21-13, 21-16 dengan waktu 42 menit.
Secara head to head Ester unggul 5-1 dari Pornpicha, pertemuan pertamanya di turnamen Dutch Junior Internasional di Badmintonhall Degiro Hall, Haarlem, Belanda, 28 Febuari 2022. Ester saat itu kalah dua gim langsung 17-21, 19-21, setelahnya Ester selalu menang dari Pornpicha.

Tim Indonesia memulai pertandingan pertama dengan menurunkan Thalita Ramadhani Wiryawan yang berhadapan dengan wakil Tailan, Busanan Ongbamrungphan. Partai pertama ini dimenangkan Busanan dua gim 24-22, 21-18 dalam tempo 51 menit.
Pertandingan berikutnya ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari sukses mengalahkan Tidapron Kleebyeesun/Nattamon Laisuan 21-14, 21-18. Kemenangan Ana/Trias menjadikan skor 1-1.
“Alhamdulillah hari ini kami bermain dengan baik dan bisa menyumbangkan poin untuk Indonesia. Hari ini juga pola permainannya berjalan dengan baik, apa yang sudah dipersiapkan, itu tadi bisa dilakukan.
Kemarin memang saat tidak diturunkan menjadi kesempatan buat kami untuk recovery agar bila hari ini diturunkan, sudah lebih siap kondisinya,” kata Ana/Trias dikutip dari rilis PBSI.

Tim Tailan kembali unggul 2-1 atas Indonesia, ketika tunggal kedua Indonesia Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi harus mengakui kehebatan Pitchamon Opatniputh yang menang 21-19, 17-21, 13-21.
“Tadi di awal gim pertama saya bisa langsung unggul karena mungkin lawan belum mengetahui pola permainan saya. Tapi setelah interval dia mulai mepet poinnya tapi saya bisa menyelesaikan. Di gim kedua balik saya yang tertinggal dan sudah bisa mengejar di akhir tapi dia sangat tahan dengan rally-rally dan pengembaliannya sangat bagus,” ujar Dhinda yang baru pertama kali tanding dengan Pitchamon.
Tim putri Indonesia membuka asa setelah pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi berhasil mengkandaskan perlawanan dari Hathaithip Majid/Napapakorn Tungkasatan dua gim langsung 21-13, 21-9. Kemenangan Fadia/Tiwi behasil merubah skor menjadi 2-2.
“Tim sedang tertinggal tapi itu kami jadikan motivasi untuk menyamakan kedudukan. Karena kemarin kan kami di posisi yang sama, tapi kita nggak menang. Alhamdulillah hari ini bisa menebusnya.
Sebelumnya sudah bertemu mereka di Indonesia Masters kemarin jadi tadi lebih diingat saja mainnya seperti apa,” ujar Fadia yang juga kapten tim putri.

Dilaga penentuan, Ester Nurumi Tri Wardoyo berhasil menjawab tantangan yang diberikan kepadanya dengan meraih kemenangan atas Pornpicha Choeikeewong dan menang 21-13, 21-16 dengan waktu 42 menit. Sekaligus memastikan keunggulan tim putri Indonesia 3-2 atas tim putri Tailan untuk maju ke semifinal.
“Puji Tuhan sangat bersyukur jadi penentu di partai kelima ini. Yang pasti sangat senang bisa menyumbang poin buat Indonesia walaupun tadi awal-awalnya ya ada tegangnya juga, hanya karena tegang itu saya jadiin motivasi supaya bisa berjuang maksimal.
Tidak ada rahasia khusus saya bisa selalu tampil baik di turnamen beregu, saya hanya mau menunjukkan yang terbaik untuk tim dan buat masyarakat Indonesia,” ucap Ester.
Di semifinal yang akan berlangsung hari Sabtu (7/2), tim putri Indonesia akan menghadapi tim putri Korea Selatan yang berhasil mengalahkan tim putri Malaysia 3-0. (May)

