JAKARTA, VISTA.CO.ID – Tim Uber Indonesia melanjutkan langkah ke babak perempatfinal menghadapi tuan rumah Denmark. Laga ini bakal dihelat hari Kamis (30/4) pukul 23.00 WIB.
Kapten Putri Kusuma Wardani tidak mau menganggap remeh kekuatan Denmark yang memiliki tunggal yang merata. Tapi dengan kesiapan yang baik, Putri merasa timnya siap berjuang habis-habisan.
“Bisa dibilang kekuatan Denmark merata terutama di semua tunggalnya yang memiliki skill dan kemampuan yang cukup bagus. Tapi yang terpenting kami tidak mau anggap Denmark itu di bawah juga, tetap harus waspada jadi dari gim pembuka sampai nanti selesai harus semangat terus, pantang menyerah, enjoy dan lebih mati-matian lagi,” ungkap Putri dikutip dari Humas PBSI.
“Di sesi latihan terakhir hari ini, alhamdulillah semuanya persiapannya baik, semuanya latihan dengan baik juga. Siapapun yang diturunkan besok saya yakin sudah yang terbaik dan siap,” lanjut Putri.

Selain itu, satu hal yang diwanti-wanti Putri adalah faktor tuan rumah yang bisa membuat tim Dinamit tampil lepas karena dukungan suporter. Oleh karenanya ia berpesan untuk tim agar berhati-hati.
Sementara sang pelatih Imam Tohari menegaskan tunggal pertama yang kemungkinan diisi Putri Kusuma Wardani akan menjadi kunci untuk memuluskan langkah tim Uber ke semifinal.
“Memang kekuatan tim Denmark di tiga tunggalnya yang sudah sering wara-wiri di turnamen Super 500 ke atas. Tapi saya berharap kami bisa setidaknya mengambil dua poin,” ungkap Imam.
“Menurut saya tunggal pertama ini memang kunci dari tim Indonesia sebagai pembuka jalan. Mungkin Denmark akan menurunkan Mia Blichfeldt dan berhadapan dengan Putri. Terakhir bertemu di All England tapi saat itu Mia mengalami cedera, sebelumnya lagi di final Hylo Open 2025 Putri kalah. Tapi sekali lagi, ini turnamen beregu jadi hal itu tidak bisa jadi patokan,” kata Imam.
Selain Indonesia vs Denmark, perempatfinal Piala Uber lainnya mempertemukan China vs Malaysia, Jepang vs Thailand dan Korea vs Chinese Taipei. Indonesia bila lolos ke semifinal akan bertemu antara pemenang Korea melawan Chinese Taipei. (*/May)

