VistaStyle
Beranda » Berita » VistaStyle » Sebulan Diplomasi Budaya melalui Bulan Indonesia di Kota Hamburg

Sebulan Diplomasi Budaya melalui Bulan Indonesia di Kota Hamburg

Pengunjung Bulan Indonesia 2026 di Kota Hamburg, Jerman berfoto bersama saat mengunjungi tempat pameran. Foto: Panitia Bulan Bahasa 2026

JAKARTA, VISTANEWS.ID – Penyelengaraan Bulan Indonesia 2026 di Hamburg yang sudah berlangsung sejak 8 Mei 2026, kini sudah lebih dari satu bulan berjalan dan seperti rencananya akan berlangsung hingga 8 Juni 2026. Cuaca menghangat dan kehangatan di Bulan Indonesia juga bertambah menyemangati diplomasi budaya yang dilakukan berkat kerjasama diaspora Indonesia. 

Selain aktivitas mingguan rutin seperti Walking Tour Rute Jejak Indonesia di Hamburg, Flea Market untuk Festival Jam Karet serta Workshop Bahasa Indonesia bagi Wisatawan, minggu ketiga kegiatan ini dibuka  dengan workshop membuat Kopi Talua, khas Minangkabau serta memperkenalan aneka racikan Jamu. 

Pada tanggal 20 Mei lalu ada obrolan santai dengan Karen Stadtländer, perempuan Jerman yang berprofesi sebagai penerjemah tersumpah untuk Bahasa Indonesia-Jerman, pembicaraan seputar profesinya serta fungsi kecerdasan buatan kini dan masa depan. Hasil dari obrolan tersebut bahwa fungsi manusia masih diperlukan secanggih apa pun kehadiran mesin penerjemahan.  

Di hari berikutnya, juga bersama seorang perempuan Jerman, Elke Ostheimer obrolan santai mengangkat tema Flores, di mana ia sejak lama selalu berkunjung dengan program anak asuh yang ia ikuti dari sebuah NGO Internasional. Dari sana ia berkenalan dan memiliki koleksi tenun Ikat asal wilayah Flores. 

Pada tanggal 23 Mei, kegiatan Bulan Indonesia diisi dengan berbagai tema. Mimi Schlüter, perempuan Minang yang tinggal di Braunschweig, mengajak pengunjung untuk berkenalan dengan Sumatra Barat. Melengkapi presentasi dan diskusi, diaspora Indonesia Dapur Sekar menyediakan nasi Padang yang bisa dinikmati pengunjung.  

Manajemen Persija Lepas Mauricio Souza dari Posisi Pelatih

Sesi selanjutnya bertajuk Darma Siswa, dibawakan oleh Alisia Arnold, gadis Jerman Indonesia, yang pernah mengikuti program beasiswa yang diluncurkan oleh pemerintah Indonesia. Ia menyampaikan berita baik, program beasiswa 2026 dari pemerintah Indonesia masih dibuka hingga 15 Juni nanti, dimana tahun 2025 pernah ditiadakan. 

Kemudian presentasi pulau Lombok oleh Yuni Töpfer bersama dengan putrinya Claudia Töpfer. Perempuan Lombok yang cinta tanah kelahirannya berdialog dengan presentasi khas, menceritakan tentang pulau Lombok dengan sangat otentik.  

Penyelengaraan Bulan Indonesia yang didukung Dyah Narang-Huth sebagai CEO IKAT Agentur, wiraswasta layanan budaya dan Bahasa Indonesia  ini menggandeng DIG Hamburg e.V., yang adalah Perhimpunan Persahabatan Jerman Indonesia, yang sudah berdiri sejak tahun 1980 dan Matahari Hairstyling yang menyediakan tempat selama satu bulan untuk pameran. 

Kegiatan Bulan Indonesia 2026 mempunyai nilai positif sebagai ruang kebersamaan untuk berekspresi dan promosi  komunitas, organisasi, serta profesional diaspora Indonesia di Jerman. (*/May)

Starbucks Luncurkan Minuman Terbaru Aerocano di Acara Starbucks Run 2026

Bagikan Artikel