JAKARTA, VISTANEWS.ID – Fajar Fathurrahman kebersamaannya dengan Persija berjalan dengan kesan positif. Bek berusia 23 tahun itu mulai menyatu dengan Persija Training Ground sejak hari-hari pertamanya bergabung.
“Adaptasi berjalan lancar. Banyak senyumnya juga di sini, tapi yang terpenting saat latihan kami tetap serius. Proses adaptasinya cukup cepat karena tidak terlalu jauh berbeda dengan tim sebelumnya, dan alhamdulillah bisa menyesuaikan diri dengan baik,” ujar Fajar.
Kendati demikian, Fajar mengakui bahwa dirinya tetap dihadapkan pada tantangan baru, terutama dalam memahami pendekatan taktik yang diterapkan pelatih Persija.
“Beberapa taktik dari pelatih sangat berbeda. Karena masing-masing pelatih punya karakter bermain yang berbeda, dan di sini memang terasa cukup jauh perbedaannya,” katanya.
Di luar aspek teknis, Fajar juga memberi apresiasi terhadap fasilitas yang dimiliki Persija. Baginya, kenyamanan menjadi faktor penting yang menunjang performa pemain, baik sebelum maupun sesudah latihan.
“Fasilitasnya cukup bagus. Di sini kami bisa melakukan gym sebelum latihan, itu sangat membantu pemain merasa lebih nyaman. Ruang gantinya pun bagus,” tutur bek kelahiran Manokwari itu.

Dengan proses adaptasi yang berjalan cepat, pemahaman taktik yang terus diasah, serta dukungan fasilitas yang memadai, Fajar Fathurrahman menatap perjalanan barunya bersama Persija dengan penuh optimistis.
Persija menapaki putaran kedua Super League 2025/2026 dengan tekad yang tegas. Fajar Fathurrahman dihadirkan untuk mempersolid kekuatan sekaligus jadi bahan bakar tambahan untuk menggapai target akhir musim.
Ia datang membawa pengalaman dan kualitas yang siap merealisasikan target Persija. Direkrutnya Fajar bukan tanpa alasan. Saat ini, Fajar menjadi salah satu bek sayap terbaik yang dimiliki Indonesia.
Lima musim terakhir bersama Borneo FC menjadi saksi ketekunan dan profesionalismenya. Musim lalu, Liga 1 2024/2025, Fajar tampil 33 kali dan menyumbang lima assist, menghadirkan keseimbangan antara ketenangan di lini belakang dan ancaman di depan. Musim ini, dari 17 laga Super League, ia telah tampil dalam 14 pertandingan dengan satu assist yang berharga.
Di Liga 1 2023/2024, Fajar dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik. Kala itu, ia bermain dalam 30 pertandingan dengan koleksi tiga assist. Sinyal kualitasnya pun sudah terlihat saat ia meraih gelar Pemain Muda Terbaik Piala Presiden 2022.
Tak hanya di level klub, Fajar juga bersinar bersama Timnas. Ia menjadi langganan Timnas kelompok umur, mulai dari U-16, U-19, hingga U-23.
Pemain kelahiran Manokwari, 29 Mei 2002, ini merupakan bagian dari skuad Indonesia U-23 peraih medali emas SEA Games 2023. Pada ajang tersebut, Fajar juga tampil gemilang dengan meraih gelar top skor bersama dua nama lainnya setelah mencetak lima gol.
Kini, Persija menitipkan harapan besar di pundaknya. Tidak hanya untuk menjawab tantangan sisa musim ini, tetapi juga untuk menenun masa depan klub dalam tiga musim ke depan. Fajar akan berseragam Persija selama 3,5 musim ke depan.
“Sangat senang dan excited bergabung bersama Persija. Yang pasti, saya akan bermain konsisten dan membantu tim menjadi lebih baik. ingin bermain sesuai dengan karakter saya, membantu tim, berjuang bersama, dan tidak akan pernah mengenal lelah. Saya sangat siap membantu tim dan Insya Allah tahun ini bisa meraih juara,” harap Fajar. (*/May)

