VistaTainment
Beranda » Berita » VistaTainment » Eddy D. Iskandar Gelar Bedah Buku Puisi Film Kebangkitan

Eddy D. Iskandar Gelar Bedah Buku Puisi Film Kebangkitan

Acara Bedah Buku Puisi Film Kebangkitan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/9/2025). (Foto - Istimewa)
Acara Bedah Buku Puisi Film Kebangkitan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/9/2025). (Foto - Istimewa)

JAKARTA, VISTANEWS.ID – Eddy D. Iskandar, penulis novel remaja yang karyanya banyak diadaptasi film drama remaja, menggelar acara Bedah Buku Puisi Film Kebangkitan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/9/2025). 

Sejumlah artis, penulis novel, produser, penyair dan wartawan film dan budaya hadir meramaikan acara bedah buku dan peluncuran buku antologi yang berisikan karya karya para artis dan seniman yang bercerita tentang dunia film dari soal menonton sampai lokasi syuting.

Antologi ini merupakan kelanjutan dari penerbitan Puisi Film pada tahun 2012, yang ketika itu menampilkan karya sejumlah aktor dan penyair Indonesia.

Judul Kebangkitan diambil dari salah satu puisi karya sastrawan, aktor, sekaligus sutradara terkemuka Putu Wijaya.

Makna kebangkitan dipilih karena selaras dengan geliat perfilman nasional saat ini, ketika film Indonesia berhasil menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan mampu mengungguli film impor dari sisi jumlah produksi maupun penonton.

Novel Perahu Kertas Karya Dee Lestari Diangkat ke Panggung Musikal

“Melalui buku ini, kami ingin menggugah produser dan sineas untuk terus mengembangkan film dengan latar kekayaan budaya serta alam Nusantara. Film Indonesia harus semakin berwajah Indonesia,” ujar Eddy D. Iskandar, Ketua Umum Forum Film Bandung yang menjadi pembicara dalam diskusi dan bedah buku Kebangkitan.

Acara Bedah Buku Puisi Film Kebangkitan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/9/2025). (Foto - Istimewa)
Acara Bedah Buku Puisi Film Kebangkitan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/9/2025). (Foto – Istimewa)

Pembicara lainnya penyair dan jurnalis Hasan Aspahani. Diskusi dipandu moderator Devie Matahari. 

Acara peluncuran buku Puisi Film Kebangkitan diselingi pembacaan puisi oleh sejumlah artis, sastrawan, dan budayawan, di antaranya Yessy Gusman, Jose Rizal Manua, Noorca M.Massardi, dan lainnya.

Acara ini juga dijadikan ajang pelepas kangen para artis, penulis novel dan produser film.

Eddy D. Iskandar terkenal pada tahun 70an hingga sekarang dengan karyanya Gita Cinta dari SMA, Puspa Indah Taman Hati , Semau Gue, Musim Bercinta , Roman Picisan, dan novel remaja lainnya.

KLa Project Rayakan 37 Tahun Berkarya, Gelar Konser Lux  Nova

Semua novelnya itu, selain di filmkan pada era remajanya Rano Karno dan Yessy Gusman, sampai sekarang pun masih diangkat ke layar bioskop dan serial TV.

“Kebanyakan novel dan film itu ada narasi puisinya, di judul dan dialognya,” kata Eddy D. Iskandar. 

“Melalui buku ini, kami ingin menggugah produser dan sineas untuk terus mengembangkan film dengan latar kekayaan budaya serta alam Nusantara. Film Indonesia harus semakin berwajah Indonesia,” sambungnya. 

Eddy D Iskandar menambahkan, keterkaitan puisi dan film bukanlah hal baru dalam sejarah perfilman nasional.

Sejumlah film Indonesia pernah lahir dari puisi, di antaranya Cintaku Jauh di Pulau karya Chairil Anwar yang difilmkan oleh Motinggo Busye, serta film Cinta Dalam Sepotong Roti karya Garin Nugroho yang mengangkat puisi Aku Ingin dari Sapardi Djoko Damono. (Red/KD)

Rebecca Klopper Sempat Takut Perankan Perempuan Berhijab di Film Ahlan Singapore

Bagikan Artikel