SOLO, VISTANEWS.ID – Brand popok bayi, Pokky terus berkomitmen untuk menghadirkan produk terbaik bagi bayi dan orang tua.
Komitmen ini menjadi salah satu tanggung jawab Pokky setelah meraih penghargaan untuk kategori produsen popok berkualitas di ajang Solopos Best Brand and Innovation Awards 2025.
Komitmen tersebut diwujudkan dalam bentuk tanggung jawab Pokky untuk terus berinovasi, menjaga kualitas, dan mendengarkan kebutuhan konsumen.
“Kami percaya bahwa setiap bayi berhak mendapatkan kenyamanan terbaik sejak hari pertama, dan penghargaan ini semakin memperkuat tekad kami untuk mewujudkannya, “ tutur General Manager Pokky, Areey Susanto melalui keterangan resminya.
Membangun Kepercayaan Konsumen
Tantangan terbesar yang dihadapi Pokky sebagai brand popok bayi pendatang baru adalah membangun kepercayaan di tengah dominasi merek-merek besar yang sudah lebih dulu dikenal.
Pasalnya, konsumen, khususnya para ibu, sangat berhati-hati dalam memilih produk untuk bayinya dan itu wajar.
Untuk mengatasi hal ini, Pokky fokus pada dua hal utama yakni kualitas produk yang dapat dibuktikan, serta komunikasi yang transparan dan dekat dengan konsumen.
Pokky menyediakan uji coba gratis dengan cara memberikan sampel gratis kepada para konsumen serta memperkuat testimoni dari para ibu yang telah mencoba, dan membagikan edukasi serta pengalaman nyata untuk membuktikan bahwa brand baru pun bisa memberikan kualitas terbaik.
Dalam proses pengembangan produk, Pokky berupaya mengikuti regulasi dari pemerintah khususnya dari Kementerian Kesehatan serta meningkatkan dan mengembangan produk sesuai jaminan mutu dan halal.
“Para konsumen kami terutama konsumen dari penjualan online, telah banyak memberikan review positif terhadap keamanan dan kenyaman produk kami,” kata Areey.
“Hal ini dapat dibuktikan dari sisi penjualan online Pokky dapat menjual rata-rata 1.000 produk dalam seharinya. Artinya telah banyak konsumen yang percaya bahwa Pokky adalah produk diapers yang nyaman dan aman digunakan pada bayi,” lanjutnya.
Sebagai produk diapers yang ekonomis, Pokky dipastikan tetap menjadi produk yang aman dan nyaman digunakan oleh bayi.
“Kami juga telah melakukan uji klinis untuk produk kami dan sudah mendapatkan izin dari Kemenkes serta melakukan uji laboratorium dari pihak eksternal, terbukti dalam SNI 8802.2019,” jelas Areey.
Ekspansi Pasar
Untuk pemasaran, Pokky laris di pasar online dan pasar offline, kedua berjalan hampir seimbang.
Akan tetapi untuk proses pemasaran offline melalui beberapa step yaitu melalui distributor yang kemudian diditribusikan ke toko-toko baru dapat dibeli oleh konsumen.
Sedangkan untuk pemasaran online Pokky langsung memasarkan produk ke konsumen terutama para ibu-ibu yang sudah melek media sosial.
“Pokky juga gencar membuat konten-konten edukatif dan kampanye digital. Konsumen terutama para ibu merasa konten edukatif yang diberikan sangat membantu dalam menjaga dan merawat tumbuh kembang si kecil,” ujar Areey.
Selain menambah wawasan bagi para ibu juga dapat membangun kepercayaan lebih kepada brand Pokky yang tidak hanya menjual produk, tapi juga peduli memberikan edukasi terutama tentang ibu dan bayi.
Areey menambahkan, untuk pengembangan pasar 1-2 tahun ke depan, Pokky akan mengeluarkan varian produk baru sesuai kebutuhan konsumen.
“Untuk saat ini varian produk terbaru kami adalah Pokky Day & Night yang memiliki keunggulan popok dengan lebih tipis namun memiliki daya serap yang lebih tinggi. Dari sisi ekspansi pasar, Pokky melakukan pengembangan pemasaran yang potensial khususnya wilayah luar Pulau Jawa,” tutup Areey Susanto. (***/Ign)

