JAKARTA, VISTANEWS.ID – Adat dan budaya Indonesia beragam dan unik. Satu di antaranya adalah budaya dan adat Batak, kampung halaman mereka disebut Tapanuli.
Di tanah Tapanuli ini terbentang danau yang luas dan indah, Danau Toba, dengan keindahan pesisir di tengahnya ada pulau Samosir.
Keunikan adat dan budaya, dibungkus dengan keindahan alamnya, maka ketika dituangkan dalam kata, dan cerita dikemas dalam gambar gambar indah oleh kameramen. Layaklah ditayangkan sebagai sebuah film Wasiat Warisan.
Diceritakan dalam film Wasiat Warisan, setelah Pak Gomgom (Hamka Siregar) dan Mak Dame (Rita Matu Mona) meninggal, ketiga anak mereka—Tarida (Sarah Sechan), Ramona (Astrid Tiar), dan Togar (Derby Romero)—mewarisi sebuah hotel keluarga di Toba yang kini terbengkalai.
Togar yang bekerja di Jakarta terpaksa pulang kampung untuk membantu mengurus hotel tersebut.
Namun, kedatangan seorang wanita Bernama Linda (Dharty Manullang) yang mengaku memiliki piutang kepada mendiang orang tua mereka mengguncang segalanya.
Hotel terancam disita sebagai jaminan hutang, sementara hubungan antar saudara retak oleh pertengkaran dan perbedaan pendapat.
Di tengah kekacauan itu, Togar menemukan kembali cinta lamanya, sekaligus rahasia lama yang ditinggalkan sang Mamak dalam wasiat terakhirnya.
Cerita film Wasiat Warisan berwarna khas Batak rasanya kurang lengkap dan.kurang sedap bila tidal disertai nyanyain. Maka film ini menyajikan empat lagu.
Selain lagu “O Tano Batak”, film yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 4 Desember 2025, turut menampilkan sederet lajur suara lain seperti “Rege Rege” dan “Mama Papa OST Wasiat Warisan”.
Film Wasiat Warisan digarap oleh rumah produksi PIM Pictures.
Film ini disutradarai dan diproduseri oleh Agustinus Sitorus, yang juga menulis naskahnya bersama Rhido Brado.
Pemeran dalam film Wasiat Warisan di antaranya: Derby Romero, Astrid Tiar, Sarah Sechan, Rita Matu Muna, dan Darty Manullang. (Red/KD)

