VistaSport
Beranda » Berita » VistaSport » 5 Tim Dance Terbaik Ramaikan Final DBL Jakarta

5 Tim Dance Terbaik Ramaikan Final DBL Jakarta

Tim dance SMA Santa Theresia Jakarta saat tampil di Mall Gandaria City,Jakarta, Minggu, (9/11/2025).(Foto:DBL/Dok)

JAKARTA,VISTANEWS.ID – DBL Indonesia kembali memberikan panggung megah bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, baik lewat basket maupun dance.

Panggung itu bernama Final Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Jakarta yang akan digelar di venue indoor bertaraf internasional, Indonesia Arena, kompleks Gelora Bung Karno (GBK), pada Jumat, (21/11/2025).

Final DBL Jakarta di Indonesia Arena menjadi puncak dari rangkaian panjang kompetisi DBL di Jakarta. Tahun ini, untuk pertama kalinya, kompetisi DBL Jakarta digelar di lima region: North, West, Central, East, dan South.

Kompetisi DBL bukan sekadar ajang bagi student athlete untuk mewujudkan mimpi lewat basket. Di balik euforia pertandingan, ada juga para pelajar yang menunjukkan talentanya lewat kompetisi dance.

Pada setiap musimnya tim basket yang berlaga di DBL wajib didampingi tim dance sekolahnya, yang juga dilombakan. Tahun ini, kompetisi dance itu bertajuk Azarine DBL Dance Competition.

Wamensos Dukung Kolaborasi Kemensos dengan SOIna Terkait Pemberdayaan Bagi Atlet Disabilitas Intelektual

Bagi banyak pelajar, panggung DBL Dance menjadi tempat untuk bermimpi lebih besar. Beberapa nama besar lahir dari panggung ini.

Dita Karang, mantan member idol K-pop Secret Number, pernah tampil di DBL Dance. Ada juga Christy Gardena, alumni DBL Dance Mataram yang kini bergabung dengan girl group No Na. Bahkan, beberapa mantan peserta DBL Dance kini menjadi trainee di JKT48.

Saat di Jakarta, ratusan sekolah berkompetisi tak hanya di basket, tapi juga di Azarine DBL Dance Competition. Dari tiap region, DBL Indonesia memilih tiga tim dance terbaik (Best 3), sehingga total ada 15 tim dance (Top 15) yang lolos dari lima region.

Tim dance yang terpilih masuk Top 15 itu tampil di Road to Final DBL Jakarta di Gandaria City, Minggu, (9/11/2025).

Telah terpilih lima tim dance terbaik (Best 5) Azarine DBL Dance Competition 2025 Jakarta yang berhak tampil di Indonesia Arena pada 21 November mendatang.

28 Bidang Ilmu di UGM Masuk QS WUR by Subject 2026, Tiga Raih Top 100 Dunia

Mereka adalah SMAN 6 Jakarta, SMA IPEKA Puri Indah Jakarta, SMAN 70 Jakarta, SMA Santa Theresia Jakarta dan SMAN 3 Jakarta.

Pada panggung megah Indonesia Arena, kelima tim dance terbaik itu akan tampil di hadapan belasan ribu penonton, memperebutkan gelar Juara 1, 2, dan 3 Azarine DBL Dance Competition 2025.

“Jujur lega banget. Kami sudah memperjuangkan ini sejak lama. Dari coach yang berarti buat kami. Orang tua murid yang berkorban untuk kami. Rasanya sangat bangga bisa melanjutkan lagi tahun lalu yang tampil di Indonesia Arena,” ungkap Gaby Syifa, perwakilan tim dance SMAN 6 Jakarta.

Pertunjukan mereka akan menjadi warna tersendiri di tengah panasnya perebutan gelar juara basket putra dan putri DBL Jakarta.

Tahun ini diketahui kompetisi basketnya, di sektor putra, tim SMA Bukit Sion akan menghadapi SMA Jubilee. Sementara di final putri SMAN 70 Jakarta bakal menantang SMA Jubilee.

Dewa Budjana Gelar Konser Intim “Pranayama”

Tim dance SMAN 70 Jakarta bakal menjadi tim dance pertama yang kompak ke Indonesia Arena bersama tim basketnya, hal tersebut merupakan cerita baru di Final DBL Jakarta di Indonesia Arena yang belum pernah terjadi dalam dua musim terakhir.

“Rasanya seneng banget, dan kita juga akhirnya bisa ngebuktiin kalau tim dance SMAN 70 Jakarta itu bisa lanjut (ke Indonesia Arena) juga kaya (tim) basketnya,” ungkap Nika Prameswaris, wakil tim dance SMAN 70 Jakarta.

Selain penampilan tim basket dan dance, Final DBL Jakarta di Indonesia Arena tahun ini juga dimeriahkan dengan konser bertajuk, Sekalian Konser. Sejumlah grup band tanah air aka mengisi acara itu, antara lain ada The Lantis, HIVI!, dan The Jansen. RAN juga akan mengisi acara di tengah pertandingan basket putri dan putra.

Head of Sport and Entertainment DBL Indonesia, Astrid Septiana, mengatakan bahwa Azarine DBL Dance Competition menjadi wadah bagi pelajar menyalurkan kreativitas dan bakat mereka, sekaligus membawa kebanggaan bagi sekolah.

“Jadi, jargon ‘Jakarta Siapa yang Punya’ bukan hanya tentang siapa yang bakal jadi raja dan ratu basket pelajar di Jakarta, tapi juga siapa sekolah yang paling kreatif lewat penampilan dance-nya,” jelas Astrid.

Ajang Azarine DBL Dance Competition memang menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah. Ketika mereka gagal meraih prestasi tertinggi di basket, mereka masih punya kesempatan bersinar lewat dance.

Honda DBL with Kopi Good Day merupakan kompetisi basket pelajar terbesar di Indonesia, diselenggarakan sejak 2004. Kini DBL hadir di 31 kota dan 22 provinsi, dari Aceh hingga Papua. Dalam perjalanannya, DBL telah berkembang menjadi event anak muda terbesar di Indonesia, karena tak hanya melombakan basket, tapi ada juga Azarine DBL Dance Competition dan kompetisi suporter.

Perbedaan DBL dari ajang lain adalah journey yang bisa ditempuh peserta untuk mengejar mimpi.

Melalui basket, peserta berpeluang menjadi bagian dari DBL Indonesia All-Star, skuad yang mendapat kesempatan belajar basket ke Amerika Serikat.

Skuad ini dibentuk melalui seleksi DBL Camp, di mana student athlete dan pelatih terbaik dari 31 kota berkumpul untuk berlatih dan berkompetisi menjadi yang terbaik. (Red/Ale)

Bagikan Artikel