TANGERANG, VISTANEWS.ID –Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama bagi perkembangan karakter dan kemampuan akademik.
Di Tangerang, Banten, hadir PAUD Asy Syifa, hasil kolaborasi tiga siswi muda Indonesia dan Happy Hearts Indonesia, yang menghadirkan lingkungan belajar modern, aman, dan ramah lingkungan.
Sekolah ini dibangun oleh Budaya Baik, inisiatif sosial yang dipimpin oleh Elaine Humato, Jasmine Haditono, dan Zoe Hidayat.
Meskipun pendirinya masih berusia 16–17 tahun, mereka berhasil mewujudkan fasilitas yang lengkap, mulai dari ruang belajar hingga perlengkapan edukatif.
Material eco-block digunakan untuk membangun sekolah, yakni balok dari plastik daur ulang yang ramah lingkungan, kuat, dan tahan lama.
“Kami ingin meninggalkan jejak positif, bukan hanya untuk anak-anak, tapi juga bagi bumi,” kata salah satu pendiri.

PAUD Asy Syifa melayani 51 siswa dengan lima guru berdedikasi.
Sekolah ini menyediakan lingkungan belajar inklusif, aman, dan nyaman, memungkinkan anak-anak mengembangkan kemampuan akademik dan sosial sejak dini.
Proses pembangunan memakan waktu enam bulan dengan total biaya sekitar 30.000 dolar Amerika, mencakup seluruh fasilitas belajar, perlengkapan, dan peralatan teknologi yang mendukung pendidikan modern.
Sekolah ini menjadi simbol keberhasilan kolaborasi generasi muda, lembaga sosial, dan komunitas lokal.
PAUD Asy Syifa menunjukkan bahwa pendidikan berkualitas dapat diwujudkan melalui inovasi, kepedulian sosial, dan keberlanjutan lingkungan.
Ke depannya, Budaya Baik berencana mengembangkan program tambahan, termasuk workshop edukatif dan kemungkinan pembangunan fasilitas serupa di daerah lain, menjadikan sekolah ini model pendidikan anak usia dini yang inspiratif.
Dengan fasilitas modern, pendekatan inklusif, dan nilai keberlanjutan, PAUD Asy Syifa menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi muda dan inovasi dapat menciptakan perubahan positif bagi pendidikan Indonesia. (Red/***)

