VistaSport
Beranda » Berita » VistaSport » HESC Bikin Seminar dan Pelatihan Pentingnya Penanganan Cedera Atlet

HESC Bikin Seminar dan Pelatihan Pentingnya Penanganan Cedera Atlet

Sekitar 120 peserta dari kalangan pelatih, guru, anggota dan komunitas olahraga mengikuti acara seminar dan pelatihan penanganan cedera atlet yang diadakan Husada Elite Sport Science (HESC) di Audiotorium Sasana Adhitama RS Husada Jakarta, Kamis (16/10/2025). Foto: Umar Widodo

JAKARTA, VISTANEWS.ID – Husada Elite Sport Clinic (HESC) bersama Orphys, Silver Stream, Uni Papua, BPJS Ketenagakerjaan dan Esporto menyelenggarakan seminar dan pelatihan First Aid for Life: Selamatkan Nyawa dengan Tindakan Pertama yang Tepat, berlangsung di Auditorium Sasana Adhitama RS Husada Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Acara ini digagas karena masih kurang pedulinya para insan olahraga (atlet, pelatih, pengurus dan masyarakat umum) dalam penanganan pertama pada cedera olahraga. Hadir sekitar 120 peserta yang terdiri dari pelatih, guru, anggota dan komunitas olahraga dari sekitaran Jakarta.

Menurut Dr. dr. Fushen, M.H, M.M, FISQua – Direktur Utama RS Husada Jakarta, kegiatan ini
sebuah terobosan baru yang digagas Husada Elite Sport Clinic by Orphys yang baru saja berjalan pada 20 Mei 2025.

Kini Husada Elite Sport Clinic by orphys mewujudkan langkah nyata dan komitmen terhadap pelayanan cedera olahraga yang terintegrasi dan komprehensif bagi atlet profesional dan para penggiat olahraga.

“Fokus layanan bukan lagi penanggulangan paska cedera melainkan juga memberikan edukasi bagi para sport enthusiast untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan dasar agar siap menghadapi kondisi daruat di lapangan dalam penanganan Pertama yg cepat dan akurat sebelum tindakan lebih lanjut dr tenaga medis,” jelas dokter Fushen saat membuka kegiatan ini.

Wamen Komdigi Nezar Patria Dukung Atlet Bertalenta Khusus Raih Prestasi di Ajang Internasional

Selain itu Kegiatan ini merupakan dukungan penuh RS Husada untuk olahraga Indonesia dengan berkolaborasi bersama instansi pemerintahan dan swasta, seperti Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta, Sudinpora DKI Jakarta dan juga Football Community Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Tentu sebagai upapaya perlindungan keselamatan para sport enthusiast kami pun bersinergi bersama BPJS Ketenagakerjaan cabang Gambir agar para atlet dan sport enthusiast tetap tenang dan merasa aman selama berolahraga.

Bharap acara ini dapat membawa manfaat bagi banyak pihak. Husada Elite sport clinic dengan segala fasilitas dan layanan lengkap siap dukung penuh untuk kemajuan olahraga di Indonesia.

Sebagai narasumber pada acara ini adalah dr. Andy Wijaya, SpEm, MMRS, AIFO-K, FICEP
(dokter Spesialis Kedokteran Emergensi RS Husada Jakarta) dan dr. I.G.M Febry Siswanto, Sp.OT(K), (dokter spesialis Ortopedi dan President of ASEAN Society for Sport Medicine and Arthoscopy (ASSA).

Menurut dokter Andy Wijaya kegiatan First Aid for Sports Enthusiasts ini sangat penting karena cedera saat berolahraga bisa terjadi kapan saja – mulai dari kram otot, terkilir, hingga henti jantung mendadak.

Desain Batik di Jersey Timnas Agar Tidak di Klaim Negara Lain

Penanganan pertama yang cepat dan tepat sebelum tenaga medis tiba sering kali menjadi faktor penentu keselamatan seseorang.

Melalui pelatihan ini, kami ingin meningkatkan kesadaran dan kemampuan dasar para pelaku olahraga, pelatih, maupun komunitas agar lebih siap menghadapi situasi darurat di lapangan.

Harapan kami, setelah kegiatan ini, semakin banyak masyarakat yang mampu memberikan pertolongan pertama secara benar, tidak panik, dan bisa menjadi first responder yang menyelamatkan nyawa.

“Olahraga membawa banyak manfaat bagi kesehatan, namun juga membutuhkan kesiapan — tidak hanya fisik, tapi juga pengetahuan tentang keselamatan. Edukasi seperti ini merupakan langkah nyata untuk menciptakan lingkungan olahraga yang lebih aman dan tanggap darurat,” ucap dokter Andy Wijaya yang juga Kepala IGD RS Husada Jakarta.

Dokter Febry Siswanto, yang ahli bedah Ortopedi ini menjelaskan soal ilmu Ortopedi yang tidak hanya membahas soal tulang tapi semua yang melekat pada tulang seperti jaringan otot dan ligamen yang melekat pada tulang.

PBSI Buat Aturan Mekanisme Magang, Promosi, dan Degradasi Atlet Pelatnas

Ortopedi juga sangat terkait dengan cedera olahraga, berawal karena kemirisannya pada pengananan cedera olahraga yang dialami atlet di Indonesia yang tidak ada penanganan yang benar dan tuntas.

Untuk itu dokter Febry sangat antusias sekali saat dokter Fushen menawarkan untuk membuka klinik penanganan cedera olahraga di RS Husada yang akhirnya dapat diwujudkan pada sekitar empat bulan yang lalu.

Saat ini dokter Febry dan HESC sudah menangani beberapa atlet yang mengalami cedera dan dalam proses pemulihan dan fisioterapi. Untuk pembiayaan semua ditanggung BPJS Ketenagakerjaan dengan syarat pasien harus terdaftar dan membayar iurannya. (Red/May)

Bagikan Artikel