JAKARTA, VISTANEWS.ID – Orang-orang takut miskin tetapi mereka tidak sadar bahwa keserakahanlah yang membuat mereka benar benar menderita.
Diogenes, seorang filsuf Sinistik dari Yunani Kuno, dikenal karena hidupnya yang sangat asketis dan kritiknya terhadap keterikatan materi.
Dia hidupnya menggembel di pasar, bahkan ia makan pun terkadang dari sisa-sisa orang. Tetapi orang kagum terhadap pandangan hidupnya, termasuk Alexander Agung penakluk dunia dari Macedonia.
Kutipan di awal tulisan ini, menekankan bahwa penderitaan sejati manusia tidak disebabkan oleh kondisi finansial yang kurang (kemiskinan), melainkan oleh ketakutan yang irasional terhadapnya.
Ketakutan ini memicu keserakahan keinginan tanpa batas untuk mengumpulkan harta dan justru hasrat yang tak pernah terpuaskan. Itulah yang merampas kedamaian dan kebahagiaan, menjadikan seseorang menderita secara internal.
Diogenes menantang pandangan bahwa kekayaan adalah kunci kebahagiaan. Kekayaan sejati adalah kebebasan dari keinginan dan hasrat yang berlebihan, sementara perbudakan terhadap hasrat adalah kemiskinan batin yang sesungguhnya. (Red/KD)

