JAKARTA, VISTA.CO.ID – Selebritas Marcella Zalianty selaku Duta Rumah Autis, menekankan pentingnya perluasan akses layanan kesehatan bagi anak-anak berkebutuhan khusus (ABK).
Ia pun mendorong agar program skrining jantung bagi anak difabel dapat menjangkau wilayah yang lebih luas, mengingat keterbatasan mereka dalam mengomunikasikan kondisi kesehatan fisik secara mandiri.
Marcella Zalianty mengatakan bahwa anak-anak autis sangat rentan, karena mereka tidak bisa mengutarakan ketika mereka sakit.
“Kita tidak tahu apakah ada gangguan jantung, karena mereka tidak bisa menyampaikan keluhan,” kata Marcella saat menghadiri kegiatan skrining jantung yang digelar Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) di Balai Budaja, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Menurut Marcella, deteksi dini melalui skrining jantung sangat krusial bagi ABK. Namun, biaya pemeriksaan yang tinggi seringkali menjadi hambatan bagi banyak keluarga.
“Kehadiran layanan gratis dari IDAI ini sangat membantu meringankan beban ekonomi sekaligus memberikan kepastian medis bagi anak-anak ini,” ujarnya.
Marcella Zalianty pun berharap inisiatif ini tidak berhenti di ibu kota saja. “Jadi kegiatan semacam ini tidak hanya di Jakarta, anak-anak di daerah juga harus bisa mendapatkan pemeriksaan ini,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI, Dr. dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp.Kardio(K), menjelaskan bahwa kelompok anak dengan disabilitas tertentu memiliki risiko kesehatan jantung yang lebih tinggi. Sebagai contoh, sekitar 50 persen anak dengan down syndrome memiliki kelainan jantung bawaan.
“IDAI saat ini tengah mengupayakan peningkatan akses melalui layanan echocardiography gratis. Langkah ini diambil untuk memotong hambatan biaya dan birokrasi yang sering ditemui masyarakat,” kata Piprim. (Ign)

