JAKARTA, VISTANEWS.ID – National Badminton Centre di Milton Keynes, Inggris akan menjadi tempat tim bulu tangkis Indonesia menjalankan aklimatisasi jelang turnamen tertua BWF Super 1000 All England 2026.
Kawasan ini juga merupakan tempat latihan para pemain Inggris termasuk bintang mereka Ben Lane/Sean Vendy. Tim bulu tangkis Indonesia akan berbagi lapangan dengan tim Tiga Singa selama tiga hari ke depan.
Manajer tim Shendy Puspa Irawati menjelaskan alasannya memilih National Badminton Centre.
“Kami memilih tempat ini karena pertama jarak dari Birmingham tidak terlalu jauh dan fasilitasnya cukup lengkap,” kata Shendy.
“Area ini ada penginapan setara hotel bintang tiga yang bagus, nyaman untuk anak-anak beristirahat. Ada ruang fitness, tempat latihan dengan kapasitas 10 lapangan juga restoran. Semua berada dalam jarak tidak sampai 100 meter sehingga sama saja seperti di pelatnas Cipayung,” ucap Shendy mantan pemain ganda putri dan campuran.

Shendy menambahkan selain program latihan yang sudah ditentukan dari Jakarta, akan ada dua sesi latihan bersama dengan tim Inggris dan Amerika Serikat.
“Karena berbagi lapangan dengan tim Inggris dan tim Amerika Serikat yang juga sedang latihan di sini, maka sore nanti (waktu Inggris) dan besok pagi, kami akan menggelar latihan bersama dengan mereka,” ucap Shendy.
“Bukan hanya sesi game, tapi akan ada sesi drilling, pola dan sebagainya sesuai kebutuhan,” terangnya.
Alwi Farhan, dkk sendiri sudah menggelar latihan pertama pagi tadi. Fokus latihan ada pada pemulihan kondisi dan penyesuaian awal.

“Hari pertama tadi latihannya balikin kondisi dulu, enak-enakin, stretching-stretching juga. Baru dilanjutkan dengan beberapa porsi latihan di lapangan,” sahut Amri Syahnawi pebulutangkis ganda campuran.
“Tadi kami diberikan menu latihannya ada game, ada no lob pendek, no lob panjang, main 3-1 lalu terakhir adalah drilling,” tambah sang pasangan, Nita Violina Marwah.
All England 2026 akan menjadi yang pertama kali bagi pasangan Amri/Nita. Mereka bertekad memberikan yang terbaik.
“Persiapan kami sudah bagus, semuanya zudah dipersiapkan. Sekarang di sini seperti tinggal yang kecil-kecilnya saja. Tinggal menjaga pikiran, hati dan moodnya. Dan terus meyakini diri,” ungkap Nita.
“Senang bisa tampil di All England pertama kali. Pastinya kami pengen kasih yang terbaik. Sekarang tinggal mematangkan taktik dan strategi untuk pertandingannya,” pungkas Amri.
Turnamen All England 2026 bakal berlangsung di Utilita Arena, Birmingham pada 3-8 Maret pekan depan. Indonesia terakhir kali meraih gelar juara pada tahun 2024 dari Jonatan Christie (Tunggal Putra) dan Fajar Alfian/Rian Ardianto (Ganda Putra). (*/May)

