VistaSport
Beranda » Berita » VistaSport » Putri KW Melaju, Jojo Terhenti di Babak 16 Besar All England 2026

Putri KW Melaju, Jojo Terhenti di Babak 16 Besar All England 2026

Putri Kusuma Wardani lolos ke babak perempat final All England 2026 dan akan bertemu dengan unggulan pertama An Se Young (Korsel). Foto: PBSI

JAKARTA, VISTANEWS.ID – Putri Kusuma Wardani, tunggal putri Indonesia melangkah ke perempat final All England setelah mengalahkan wakil Korea Selatan, Kim Ga Eun dengan skor 25-23, 21-15 pada babak 16 besar di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Kamis (5/3) malam WIB.

Di perempat final, Putri akan melawan unggulan utama asal Korea Selatan An Se Young yang juga lolos ke perempat final usai mengalahkan Lin Hsiang Ti (Taiwan) 21-15, 21-11.

“Kalau bertemu An Se Young pastinya saya ingin bermain nothing to lose. Saya juga penasaran karena sudah beberapa kali bertemu dan baru bisa mengambil satu gim,” kata Putri.

Ia menambahkan tidak ingin terlalu memikirkan hasil pertandingan dan memilih fokus pada setiap reli yang terjadi di lapangan.

“Saya tidak mau banyak berpikir. Yang penting sebelum shuttlecock jatuh harus dikejar,” ujarnya.

Ketum PBSI Melepas Tim Thomas dan Uber 2026 Berangkat ke Horsens, Denmark

Dalam pertandingan melawan Kim Ga Eun, Putri mengaku cukup puas dengan performanya meski sempat merasakan kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih setelah pertandingan sebelumnya hanya dimainkan hingga 11 poin.

“Secara keseluruhan saya cukup puas dengan permainan hari ini, walaupun sempat sedikit engap di awal,” ucap Putri.

Putri juga mengaku senang bisa kembali tampil di turnamen bulu tangkis tertua di dunia tersebut, terlebih dengan atmosfer penonton yang meriah sejak hari pertama.

“Senang bisa kembali ke All England. Penontonnya ramai sejak hari pertama jadi rasanya berbeda,” katanya.

Jonatan Christie Kalah

Eksel Runtukahu Menyerahkan ke Tuhan untuk Bisa Dipanggil Timnas

Sementara itu, tunggal putra profesional Indonesia, Jonatan Christie harus tersingkir pada babak 16 besar All England Open 2026. Jonatan dihentikan langkahnya setelah kalah dua gim langsung 19-21, 12-21 dari Lin Chu-Yi (Taiwan) di lapangan 2 Utilita Arena Birmingham, Inggris, Kamis (5/3) malam WIB.

“Puji Tuhan tetap bersyukur walau hasil akhirnya belum sesuai dengan harapan, tapi saya rasa saya sudah melakukan yang terbaik,” kata Jojo.

Menurutnya, Lin tampil sangat solid dengan tempo permainan yang cepat serta variasi pukulan yang menyulitkan.

“Dia bermain jauh lebih cepat, terus juga punya beberapa variasi pukulan yang cukup menyulitkan dan tidak gampang dimatikan,” ujar Jonatan.

Situasi tersebut membuat Jonatan merasa kurang tenang dalam mengembangkan permainan sehingga strategi yang telah disiapkan tidak berjalan maksimal.

Tokoh Sepak Bola Jateng: Organisasi Harus Dijalankan Secara Sehat, Netral dan Berintegritas

“Jadi mungkin dari hal itu saya kurang tenang, kurang bisa lebih sabar. Ada beberapa penerapan strategi yang sedikit miss,” katanya.

Meski demikian, Jonatan menegaskan kekalahan tersebut bukan disebabkan oleh faktor lamanya ia absen dari turnamen sebelumnya.

“Kalau ditanya karena pengaruh saya lama break dari turnamen, saya rasa tidak ada,” ujarnya.

Dalam pertandingan tersebut, Jonatan sempat membuka peluang pada gim pertama setelah memimpin 11-9 saat interval. Namun Lin mampu membalikkan keadaan melalui serangan cepat dan konsisten hingga menutup gim pertama 21-19.

Pada gim kedua, permainan Lin makin dominan dengan tekanan bertubi-tubi yang membuat Jonatan kesulitan mengembangkan pola serangan hingga akhirnya menyerah 12-21.

Hasil ini membuat langkah Jonatan kembali terhenti pada babak 16 besar All England seperti tahun lalu. Sebelumnya ia pernah menjuarai turnamen bulu tangkis tertua di dunia itu pada edisi 2024. (*/May)

Bagikan Artikel