VistaTainment
Beranda » Berita » VistaTainment » TVRI Kembali Tayangkan Serial Sitti Nurbaya, Hadir Dengan Kualitas Gambar Lebih Baik

TVRI Kembali Tayangkan Serial Sitti Nurbaya, Hadir Dengan Kualitas Gambar Lebih Baik

TVRI
Jumpa pers ditayangkan kembali serial Sitti Nurbaya di Studio TVRI, Jakarta, Senin (17/3/2025).

JAKARTA, VISTANEWS.ID – Sitti Nurbaya (Kasih Tak Sampai), serial drama legendaris di era 90-an, akan kembali hadir di TVRI mulai Jumat pekan ini, pukul 20.00 WIB. 

TVRI kembali menayangkan Sitti Nurbaya setelah melewati proses restorasi berbasis teknologi Artificial Intellegence (AI). 

Hasilnya, serial ini hadir dengan kualitas gambar yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

Serial Sitti Nurbaya menceritakan sepasang kekasih yang telah bersumpah sehidup semati, namun gagal bersanding akibat ambisi Datuk Meringgih yang memaksa ayah Sitti Nurbaya melepas anak gadisnya demi melunasi utangnya.

Dedi Setiadi, sutradara senior TVRI kala itu, menyutradarai drama yang setting lokasinya berada di Studio Alam Depok Jawa Barat. 

KLa Project Rayakan 37 Tahun Berkarya, Gelar Konser Lux  Nova

Tayangan yang diangkat dari novel klasik Marah Rusli yang diterbitkan Balai Pustaka tahun 1922 ini merupakan karya sinematik pertama dari novel legendaris tersebut. 

TVRI
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon saat menghadiri jumpa pers kembali ditayangkan serial Sitti Nurbaya di Studio TVRI, Jakarta, Senin (17/3/2025). (Foto: @fadlizon)

Para tokoh dalam serial ini diperankan dengan apik oleh sejumlah artis dan aktor ternama, seperti Novia Kolopaking, Gusti Randa, HIM Damsyik, Remy Silado, Ninik L Karim, Rina Hassim, dan Dian Hasri.

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, sangat gembira terhadap restorasi drama Sitti Nurbaya. 

“Siti Nurbaya bukan sekadar kisah cinta klasik, tetapi juga cerminan realitas sosial pada masanya. Upaya TVRI dalam merestorasi drama ini merupakan bentuk nyata pelestarian budaya yang harus terus didukung,” kata Fadli Zon di Studio TVRI, Jakarta, Senin (17/3/2025).

Fadli Zon juga berharap TVRI terus melakukan restorasi karya-karya bersejarah lainnya guna melestarikan warisan budaya Indonesia dan memperkenalkannya kepada generasi muda. 

Rebecca Klopper Sempat Takut Perankan Perempuan Berhijab di Film Ahlan Singapore

“Restorasi drama Siti Nurbaya ini merupakan langkah menghidupkan lagi memori kolektif bangsa, dan memastikan generasi mendatang bisa menikmati karya-karya sastra Indonesia,” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama LPP TVRI, Iman Brotoseno, menyampaikan bahwa banyak aset audio visual yang dimiliki oleh TVRI sebagai stasiun televisi tertua. 

“Ketika saya masuk, saya melihat kaset-kaset drama lama yang terlantar. Padahal isinya adalah sesuatu,” katanya. 

Proyek restorasi Sitti Nurbaya sendiri telah dirintis sejak 2023, dengan tujuan agar mampu menghasilkan kualitas gambar dan suara agar lebih tajam, jernih agar sesuai dengan teknologi generasi masa kini. 

“Restorasi Siti Nurbaya adalah langkah besar dalam menghadirkan kejayaan sinema klasik Indonesia. Pada 1990-an ini adalah drama Korea versi Indonesia,” pungkas Iman Brotoseno. (Red/Ign)

Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Resmi Bercerai

Bagikan Artikel